Rabu, 20 November 2019

APACHE

By Dewa Gede

Apa Itu Apache? Kelebihan dan Kekurangannya


Apache adalah salah satu web server paling populer saat ini. Ingin tahu apa itu Apache Web Server?
Di artikel ini kami akan membahas apa itu Apache dan perbandingannya dengan beberapa web server populer lainnya. Namun sebelum jauh membahas apa itu Apache akan lebih baik jika membahas terlebih dahulu mengenai web server. 

Apa Itu Apache?

Apache diluncurkan pada tahun 1995 dan menjadi web server populer sejak satu tahun kemudian sampai dengan saat ini. Jadi web server ini sudah ada lebih dari 20 tahun dan sampai dengan saat ini Apache Web Server dikelola oleh Apache Software Foundation.
Sama halnya web server pada umumnya, Apache adalah sebuah perangkat lunak web server yang menghubungkan antara server dengan user (browser). Jika Anda mengakses sebuah website melalui URL di browser kemudian muncul tampilan website, bisa jadi itu merupakan hasil kerja dari Apache.
Pada awal kemunculannya, Apache dikembangkan supaya dapat menjadi sebuah perangkat lunak web server open-source yang dapat dikembangkan dan dikelola oleh modern sistem operasi, seperti Unix dan Windows. Tujuan lain dari pengembangan Apache adalah menyediakan web server yang aman, efisien, dan dapat dikembangkan dengan mudah.
Berbicara soal kepopuleran web server ini, ada beberapa perusahaan besar yang menggunakan Apache seperti Salesforce, General Electric, Cisco, IBM, Adobe, VMware, Facebook, Xerox, LinkedIn, Hewlett-Packard, eBay, AT&T, Siemens, dan masih banyak yang lainnya –diambil dari siftery.com. Selain itu, saat ini apache menjadi webserver yang paling banyak digunakan dari total keseluruhan website yang ada di internet.
Jika melihat kondisi sekarang, saat ini juga banyak penyedia layanan panel kontrol (khususnya cPanel) menggunakan Apache sebagai web server. Sama halnya dengan berbagai macam web server saat ini, Apache menjadi salah satu penggerak utama supaya website dapat terhubung dengan pengunjung (user).

Bagaimana Cara Kerja Apache Web Server?

Cara kerja Apache sama seperti cara kerja perangkat lunak web server pada umumnya. Dasar dari peran web server adalah untuk menerima request dari user (contohnya ‘web browser’) dan mengirimkan respon dari requestyang diterima (komponen dari halaman website yang diakses oleh user).
Apache Web Server mempunyai beberapa modul yang dapat menambah fungsionalitasnya, seperti MPM yang menangani berbagai macam mode multi-processing. Atau, mod_ssl yang dapat memungkinkan dukungan koneksi SSL dan TLS.
Beberapa fitur lain yang ditawarkan oleh Apache, seperti .htaccess, SSL, HTTP/2, Lua, PHP, Perl, IPv6, FTP, Bandwidth throttling, WebDAV, Load balancing, dan lain sebagainya.

Kekurangan dan Kelebihan Apache Web Server

Meskipun merupakan web server yang menarik untuk Anda coba, Apache tentu mempunyai kekurangan dan kelebihan.

Kekurangan Apache

  • Keamanan yang rentan karena ada beberapa konfigurasi yang tidak dikembangkan dengan baik.
  • Jika menerima trafik yang tinggi, muncul gangguan pada performa website.

Kelebihan Apache

  • Lintas platform.
  • Kompatibel dengan WordPress.
  • Komunitas yang besar dan dokumentasi yang lengkap.
  • Lisensinya gratis (open source).
  • Mempunyai perangkat lunak yang stabil dan andal.
  • Patch keamanan yang terus diperbarui.
  • Konfigurasi mudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar