Senin, 18 November 2019

19 November 2019, by Dewa Gede Adi Wijaya

Pengertian Remote Server Beserta Prinsip dan Cara Kerjanya

Pengertian Remote Server
1.    Remote Server
Remote Server adalah server yang anda akses sebagai bagian dari proses client tanpa membuka koneksi terpisah, berbeda, ataupun langsung. SQL Server mengatur komunikasi antar server menggunakan RPC. SQL Server yang client terkoneksi oleh client yang bersangkutan membuka koneksi lain ke remote server dan mengajukan permintaan stored procedure ke remote server. Setiap hasil yang dikirim melewati server local, yang mana nantinya juga akan melewatkan hasilnya ke aplikasi client yang memulainya.
Remote access adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk mengakses suatu system melalui media jaringan. Sehingga kita dapat mengkonfigurasi suatu system, dimanapun kita berada asalkan terkoneksi ke Internet atau Jaringan tersebut.
Dibawah ini adalah beberapa langkah untuk membangun remote server:
  • Tentukan local ataupun remote server di kedua server.
  • Konfigurasi setiap server untuk akses remote.
  • Pada remote server, tentukan metode untuk pemetaan login dan user ke login dan user milik server.
  • Tentukan pilihan remote untuk pengecekan password.  



2.    Prinsip dan Cara Kerja Remote Server
Server Remote adalah sebuah server yang didedikasikan untuk menangani pengguna yang tidak pada LAN tapi membutuhkan  akses jarak jauh untuk itu. Remote akses server memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses ke file dan layanan cetak di LAN dari lokasi terpencil. Sebagai contoh, pengguna yang memanggil ke jaringan dari rumah menggunakan modem analog atau koneksi ISDN  akan mendial ke server akses remote. Setelah pengguna dikonfirmasi ia dapat mengakses drive dan printer bersama seolah-olah ia secara fisik terhubung ke LAN kantor. Kita dapat menggunakan misalnya perintah telnet untuk login secara remote ke sistem lain pada jaringan kita. Sistem ini dapat berada di jaringan area lokal atau melalui koneksi internet. Telnet beroperasi seolah-olah kita sedang log in ke sistem lain dari remote terminal. Kita akan diminta untuk menggunakan nama login dan password. Akibatnya, kita login ke akun lain pada sistem lain. Bahkan, jika kita memiliki akun di sistem lain, kita bisa menggunakan Telnet untuk masuk ke dalamnya.

3. Cara Konfigurasi Remote Server/FreeBSD dan Windows
Buka PuTTYgen (PuTTY Key Generator) lalu pada Parameters pilih SSH-2 DSA dan pada kolom Number of bits in a genereated key isi dengan 4096. Jika sudah klik Generate
Saat PuTTYgen sedang melakukan pembuatan key, gerakan cursor mouse pada area kosong PuTTYgen dan jangan sampai keluar dari area tersebut, karena akan mengakibatkan kegagalan dalam pembuatan key.
 
Jika sudah save private key pada drive anda. Untuk public key nanti akan dimasukkan ke server.
Setting IP pada Laptop/PC anda sesuai dengan IP Address pada server. Karena IP Address server FreeBSD saya 192.168.1.4 maka saya memasukkan IP untuk Laptop saya 192.168.1.2
 
Buka PuTTy untuk melakukan remote server FreeBSD
 
Apabila muncul Security Alert, pilih Yes saja
Setelah itu login menggunakan user anda, dan masuk sebagai superuser
Buat direktori .ssh dengan perintah mkdir .ssh
 
Masuk ke direktory .ssh dengan perintah cd .ssh
Buat file authorized_keys dengan perintah touch authorized_keys
 
Edit file authorized_keys menggunakan editor ee dengan perintah ee authorized_keys
 
Copy-kan Public key yang tadi telah dibuat
 
Paste kan pada PuTTy dengan klik kanan.
Jika sudah, save dan exit.
 
Sekarang coba lakukan remote dengan menggunakan private key yang sudah di save tadi.
 

SSH Key Authentication pada FreeBSD berhasil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar